Bau Mulut pada Anak Kecil

Posted on by admin

Mungkin anda akan mengernyitkan mata Anda pada saat anda membaca judul artikel kali ini dan mulai berpikir…”Apa mungkin anak kecil bisa mengalami bau mulut?”

Sama halnya seperti orang dewasa, anak kecil juga bisa mengalami yang namanya bau mulut. Bau mulut atau biasa dikenal dengan halitosis pada anak kecil biasanya disebabkan oleh hal-hal berikut ini:1.       Tidak menjaga kebersihan mulut dengan baik

Sisa makanan yang terselip di antara gigi, gusi, mulut, dan kadang di permukaan amandel di bagian belakang mulut berinteraksi dengan bakteri yang tinggal di mulut kita bisa menyebabkan bau mulut.

 2.       Gigi berlubang

Apabila ada lubang pada gigi anak anda juga bisa menyebabkan bau mulut ( Baca juga artikel kita yang lainnya dengan judul “ Karies gigi pada Anak Anda”)

 3.       Mulut Kering

Mulut kering biasanya disebabkan karena ludah yang diproduksi di mulut Anak Anda berkurang menyebabkan sisa makanan yang membusuk tertinggal di lubang gigi yang bisa menyebabkan bau mulut.

 4.       Mengkonsumsi jenis-jenis makanan tertentu

Seringkali yang terbesit di benak kita setiap kali kita menyebutkan makanan yang bisa menyebabkan bau mulut adalah bawang, bawang putih,ikan, atau makanan lainnya yang tinggi lemak. Begitu tubuh manusia memulai proses pencernaan, kimia dalam jenis makanan diatas kemudian diserap ke dalam aliran darah dimana akan kemudian terserap ke dalam paru-paru dan dilepas ke udara setiap kali anak Anda bernapas. Setiap kali Anak anda menghembuskan napas keluar, orang lain mungkin akan menghirup napas dan mensalahtafsirkan bau tersebut sebagai halitosis atau bau mulut.

Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi bau mulut pada Anak Anda?

Hampir di setiap kasus halitosis, perawatan mulut dan gigi yang seksama adalah jawabannya. Coba untuk menyikat gigi anak Anda dua kali sehari : Pada saat bangun pagi dan sebelum tidur malam setidaknya satu menit per sesi. Anda juga dapat menyikat bagian lidah anak Anda dengan lembut untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang tersisa di bagian lidah.

Apabila anda ingin menggunakan pasta gigi untuk anak Anda bisa dicoba pasta gigi dengan formula lembut untuk anak-anak. Akademi Dokter Gigi Anak di Amerika ( The American Academy of Pediatric Dentistry) menyarankan untuk menunggu anak Anda sampai dengan umur 2 (dua) tahun sebelum anda menyikat giginya dengan pasta gigi yang mengandung fluoride, dan setiap kali penggunaan menggunakan pasta gigi tidak lebih dari sebesar ukuran kacang polong. Menelan terlalu banyak fluoride dapat menyebabkan bintik-bintik putih pada gigi anak Anda pada saat ia semakin beranjak dewasa.

Selain itu Anda juga bisa mengajak anak Anda untuk memeriksa giginya secara regular ke dokter gigi untuk memastikan kalau gigi anak Anda sehat dan bersih.  Apabila setelah melakukan perawatan gigi dan mulut dengan seksama dan anak anda masih juga mengalami bau mulut mungkin ada baiknya untuk anak Anda dibawa ke dokter gigi untuk dilakukan pengecekan.

Untuk anak kecil tidak disarankan untuk memberikan mereka cairan pencuci mulut karena cairan tersebut hanya mengatasi masalah bau mulut secara sementara, selain itu memberikan cairan pencuci mulut ke anak Anda memungkinkan anak Anda untuk menelannya secara tidak sengaja. Pastikan saja anda menyikat gigi anak Anda dengan baik dan pastikan anak Anda minum banyak air putih apabila mereka mengalami mulut kering.

This entry was posted in Kesehatan Gigi, Umum. Bookmark the permalink.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>